Rabu, 24 April 2013

GUMOH, MUNTAH , ORAL TRUSH


Kelainan pada penyakit pada neonatus dan bayi serta penatalaksanaanya
A.  Muntah
1.      Definisi
Adalh keluarnya sebagian besar atau seluruh isi tabung yang terjadi setelah agak lama makanan masak lambung,disertai kontraksi lambung dan abdomen.
Dalam beberapa jam pertama setalah lahir bayi mungkin mengalami muntah lendir ,bahkan kadang disertai sedikit darah. Muntah ini tidak jarang menetap setelah pemberian asi atau makanan, keadaan tersebut kemungkinan disebabkan karena iritasi mukosa lambung oleh sejumlah benda yang ditelan selama proses persalinan
2.      Penyebab
a.      Klainan congenital.
b.      Infeksi pada saluran pencernaan
c.       Cara memberimakan yang salah
d.      keracunan
3.      Komplikasi
a.      Dehidrasi atau alkollisis karena kehilangan cairan tubuh/elektrolit
b.      Ketosisi karena tidak makan dan minum
c.       Asidosis yang disebabkan adanya ketosis dapat berkelanjutan menjadi syok bahkan sampai kejang
d.      Ketegangan otot perut , perdarahan konjungtiva ruptur esafagus, aspirasi yang disebabkan karena muntah yang sangat hebat
4.      Patofisiologi
Suatu keadaan dimana anak/bayi menyemprotkan isi perutnya keluar, kadang – kaadang sampai seluruh isinya dikeluarkan.pada bayi sering timbul pada minggu – minggu pertama.
5.      Sifat muntah
a.      Keluarkan cairan terus menerus ,hal ini kemungkinan disebabkan oleh obstruksi eshopagus
b.      Muntah proyektil hal ini kemungkinan disebabkan oleh stenosis pylorus
c.       Muntah hijau kekuning-kuningan kemungkinan adanya tekanan intra ampul uteri
d.      Muntah segera setelah lahir mantap,kemmungkinan adanya tekanan intra cranial.

6.      Penatalaksanaanya
a.      Pengkajian faktor penyebab adan sifat muntah
-          Keluar cairan terus menerus kemungkinan onstruksi esofagus
-          Proyektil kemungkinan terjadi stenosis pylorus
-          Kemudian setelah lahir menetap kwmungkinan tekanan intra kranial
b.      Pengobatan tergantung faktor penyebab
c.       Ciptakan suasana tenang
d.      Perlakuakan bayi dengan baik dan secara hati – hati
e.      Diet yang sesuai dan tidak merangsang muntah jika siptomatis dapat diberi emetil
f.        Rujuk

B. Gumoh
1.      Definisi
Adanya keluaran kembali sebagian kecil isi lambung setelah beberapa saat makanan masuk lambung.
Muntah susu adalah hal yng agak umum, terutama pada bayi yang mendaptkan asi. Hal ini tidak akan mengganggu pertambahan berat badan yang memuaskan , pada umumnya disebabkan karena bayi menelan udara pada saat menyusui.
2.      Penyebab
a.      Bayi sudah kenyang
b.      Posisi salah saat menyusui atau pemberian susu botol
c.       Tergesa –gesa saat memberikan susu
d.      Kegagalan dam mengeluarkan udara yg tertelan
3.      Patofisologi
Pada keadaan gumoh biasanya sudah dalam keadaan terisi penuh, sehingga kadang –kadang gumoh bercampur dengan air liur yang mengalir kembali ke atas dan keluar melalui mulut pada sudut – sudut bibir . hal stersebut disebabkan karena  otot katup yang otot katup di ujung lambung tidak bisa berkerja dngan baik yang seharusnya mendorong isi lambung ke bawah. Keadaan ini juda dapat terjadi pada orang dewasa dan anak – anak yng lebih besar. Kebanyakan terjadi pada bayi bulan –bulan pertama kehidupannya.
4.      Penatalaksanaan
a.      Perbaiki tehnik menyusui
b.      Perhatikan posisi botol saat peberian susu
C.   Oral trush
1.      Definisi
Adalah kondidiasis membaran mukosa mulut bayi yang ditandai dengan munvulnyabercak – bercak keputihan yang membentuk palak – plak berkeping dimulut , ulkus dangakal, demam dan adanya iritasi gastro interstinal
2.      Etiologi
Biasan merupakan infeksi yang disebabkan oleh  sejenisnya jamur yang meruoakan organisme penghuni kulit dan mukosa mulut, vagina dan saluran cerna.
3.      Tanda dan gejala
Terdapat lesi pada mulut yang berwarna putih dan membentuk plak –plak yang berkeping menutupi seluruh atau sebagian lidah , kedua bibir, gusi dan mukosa pipi.
4.      Penatalaksanaanya
Oral trush pada umumnya biasany sembuh dengan sendirinya tetapi lebih baik jika deberikan pengobatan dengan cara:
a.      Bedakan dengan endapan susu pada mulut bayi
b.      Apabila sumber infeksi berasal dari ibu harus segera diobati dengan pemberian antibiotika berspektrum luas.
c.       Menjaga kebersihan dengan baik
d.      Bersihkan daerah mulut bayi setalah makan ataupun minum susu dengan air matang dan bersih
e.      Pada bayi minum susu dengan menggunakan botol, harus menggunakan tehnik steril dalam memberikan susu sebelum digunakan.
f.        Pemberian trapi pada bayi yaitu:
-          1 ml larutannystatin(100.000) unit 4x per hari dengan interval setiap 6 jam.
Larutan diberikan dengan lembut dan hati – hati agar tidak menyebar luas kerongga mulut.
-          Gentian violet 3x per hari

Daftar pustaka
MNH-JHPIEGO, buku panduan manajemen masalh BBL untuk Dokter ,Bidan & Perawat di Rumah Sakit  kerjasama IDAI (UKK perinatologi), 1 november 2003, jakarta RI

BUKU sudarti

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar